Kamis, 07 Mei 2015
Banda Neira : Konser Kita Sama - Sama Suka Hujan
Sebenernya konser ini udah lama banget, tapi gue baru punya waktu sekarang buat nulis, gapapa deh ya telat daripada ga sama sekali hehe.
Awal mula tau konser ini tuh dikasih tau sama laras, dia liat dari ignya ananda badudu. Laras waktu itu langsung nawarin nonton gitu, berhubung gue lagi ga punya duit gue bilang aja ntar deh ya, tapi dia bilang dibayarin dulu aja gapapa dan langsung dia pesenin tiketnya huahahahaha thanks ras.
Waktu sebelum konser rara sekar sering banget update di ignya tentang progress buat konser, waaah dan gue bener-bener ga sabar banget.
Its the daaaaaaay! Hari yang gue tunggu - tunggu dateng juga akhirnya. Kita waktu itu nyampe jam 5 sore padahal open gate baru jam 7an. Setelah print tiket onlinenya, kita mutusin buat nunggu di mesjid sekalian sholat.
Pas open gate mulai deh keliatan rame sama penonton, di sebelah kanan antrian ada booth tempat merchandise, ngejual cd sama t-shirtnya Banda neira, pengen beli sih tapi gabawa duit hahaha.
Awal masuk ke teater kita di sambut sama foto - foto perjalan banda neira. Ada juga tempat buat photo booth.
Pas di dalem kita milih duduk lesehan di tengah - tengah. Biar ga bingung, gue mau ceritain dulu kenapa konser kolaborasi ini bisa terbentuk.
Mulanya, mereka ini dipertemukan di souncloud dengan benang merah lagu - lagu mereka yang sama - sama bertemakan tentang hujan dan juga dari segi rasa yang bertalian satu sama lain. Sebenernya ini bukan konser kolaborasi pertama mereka, sebelumnya mereka pernah menggelar konser serupa yang bertema “suara awan” di kota Yogyakarta. Konser ini diisi oleh Layur (Febrian Mohammad) sang gitaris, Gardika gigih (pianis), Suta Suma Pangeksih (biola), dan Jeremia Kimoshabe (cellist).
Balik lagi ke suasana konser. Lampu mulai gelap. 1, 2 ,3, tirai pun terbuka dan yeayyyyyy mereka akhirnya tampil. Penampilan pertama dibuka oleh permainan instrumental, dengan judul lagu “hujan dan pertemuan” . Melodi, tata cahaya, dekorasi, dan permainan mereka semua jadi suatu harmonisasi yang super duper keren. Ini baru openingnya aja loh. Selanjutnya diisi sama lagunya banda neira “ hujan di mimpi” ini lagu favorit gue banget, dan jujur waktu itu mata gue sedikit berkaca-kaca karena waktu itu gue lagi galau-galaunya, untung aja gelap jadi ga ada yang liat hahaha dasar baper.
Lagu yang ketiga itu lagunya Layur, judulnya “suara awan” . Awalnya gue biasa aja dengerin lagu dia, tapi pas dengerin lagu - lagu berikutnya enak didenger juga. Musik yang dia bawain itu alirannya post rock, gue ga begitu ngerti tentang aliran musik sih sebenernya. Jujur aja ya, dari semua penampil (selain banda neira) dia yang paling nyedot perhatian gue , karena emang pada dasarnya gue emang suka cowo yang jago main gitar, keren aja gitu. Lagu - lagu dia yang lainnya ada dawn, ocean whisper, labuh, sama are you awake. Lo harus denger yang ocean whisper, recommended banget deh! Fyi, abis balik dari konser ini gue langsung cari soundcloud dia dan dengerin semua lagunya, emang ena-ena banget deh. Gue juga liat ig dia Fotonya keren - keren meeen banyaknya tentang alam gitu, anaknya #liveauthentic banget deeeh. Cukup cerita tentang si layur ini.
Lagu selanjutnya yang dimainin ialah lagunya gardika gigih, duh gimana ya ngejelasinnya, permainan pianonya emang nyentuh perasaan banget sih apalagi ketika dipaduin sama permainan cello dan biola, ditambah suaranya rara sekar yg merdu dan ananda badudu yg dalem bgt. Gue gabisa ngungkapin apa yang gue denger dan rasain saat itu, pokonya susaah deh, kalo kepo denger aja di soundcloudnya banda neira, “i’ll take you home” sama “kereta senja”.
Inti dari gue dateng ke konser ini pengen liat banda neira kan? Okedeh sekarang waktunya ceritain tentang mereka. Langit dan laut dibawain dengan syahdu dan sendu
“ langit dan laut dan hal -hal yang tak kita bicarakan, biar jadi rahasia menyublim ke udara bilur yang sesakan jiwa”
Yang jadi kejutan adalah mereka bawain lagi musikalisasi puisi, tepatnya puisi “derai - derai cemara” karya Chairil Anwar. Kalo gasalah sih, katanya ini puisi terakhirnya Alm.Chairil Anwar.
Gue lupa sih sebenernya mereka nyanyi apalagi seinget gue ada 2 lagi hehehe, “berjalan lebih jauh” sama yang terakhir itu “diatas kapal kertas” . Pas lagu terahir itu semua penonton nyanyi bareng , yeeee ini part yang gue tunggu - tunggu hahahaha. Suaranya rara emang merdu banget, suara ananda badudu tuh sederhana tapi dalem banget, dan gatau kenapa suka ajaaa. Malem itu penampilan rara dibalut blouse putih, simple tapi cantik.
Part terahir semua solo performance gitu, nah pas bagiannya rara sekar ada yang lucu sih jadi dia ngerekam suaranya ananda badudu terus dia bilang “sekarang aku ga butuh kamu nan” hahaha. Gue pengen banget teriak “we want more” tapi ga gue lakuin hahaha, dan dengan berat hati konser emang harus berakhir. Semua penampil memberikan salam perpisahan dan tiraipun ditutup. Sorak sorai penonton memenuhi teater tertutup dago tea house kala itu.
Jujur sih awalnya ekspekstasi gue sama konser ini ya biasa aja, sebatas pengen nonton banda neira , but they gave more than I’ve ever expected. Konser yg dibawakan dengan penuh perasaan, syahdu, sendu, tapi diakhiri dengan keceriaan. Mereka pemuda - pemudi yang penuh talenta, sebagai orang Indonesia gue bangga dengan karya mereka
Terimakasih atas konsernya. Terimakasih telah mengerti perasaan ini. Terimakasih para penikmat hujan. Semoga semesta bisa mempertemukan kita lagi, semoga dan semoga.
Konser Kita Sama - sama suka hujan
Bandung, 11 April 2015
Teater Tertutup Dago tea house
music bandaneira layur gardikagigih sutasuma jeremiakimoshabe kitasamasamasukahujan popnelangsa postrock guitar cello biola piano xylophone rarasekar anandabadudu dagoteahouse
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar